10 Fakta Penting yang Wajib Diketahui tentang Basilica Cistern

10 fakta menarik tentang Basilica Cistern, mulai dari kepala Medusa hingga sejarah Bizantiumnya.
10 Fakta Penting yang Wajib Diketahui tentang Basilica Cistern

Sejarah Istanbul tidak hanya terbatas pada landmark yang terlihat di atas jalan-jalannya. Di bawah kota ini terdapat dunia lain berupa struktur bawah tanah, lorong tersembunyi, dan arsitektur berusia berabad-abad. Salah satu contoh yang paling mudah diakses adalah Basilica Cistern, yang dikenal dalam bahasa Turki sebagai Yerebatan Sarnıcı, sebuah pencapaian luar biasa dalam bidang teknik Bizantium.

Dibangun hampir 1.500 tahun yang lalu, waduk ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan air kota yang terus meningkat dengan menggunakan elemen arsitektur dari berbagai bangunan. Kini, tempat ini menawarkan kesempatan langka bagi pengunjung untuk merasakan bagian dari masa lalu Istanbul yang masih tersembunyi di bawah kota modern. Kami telah mengumpulkan 10 fakta menarik tentang Basilica Cistern yang patut diketahui sebelum kunjungan Anda.

1

Basilica Cistern Berusia Hampir 1.500 Tahun

Basilica Cistern dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Bizantium Justinian I pada abad ke-6, sekitar tahun 532 M. Pada saat itu, Konstantinopel adalah ibu kota Kekaisaran Romawi Timur dan membutuhkan sistem pasokan air yang luas untuk memenuhi kebutuhan penduduknya yang terus bertambah serta bangunan-bangunan kekaisaran.

Waduk ini dirancang untuk menampung air dalam jumlah besar dan menyediakan pasokan yang andal bagi Great Palace dan bangunan-bangunan di sekitarnya. Keberadaannya yang bertahan melewati gempa bumi, perubahan politik, dan perkembangan kota selama berabad-abad menunjukkan pengetahuan teknik yang luar biasa dari para pembangun Bizantium.

2

Dikenal sebagai Istana Terendam

Meskipun Basilica Cistern tidak pernah menjadi kediaman kerajaan, tempat ini mendapat julukan Istana Terendam, atau Yerebatan Sarayı dalam bahasa Turki, karena aula bawah tanahnya yang luas dan tiang-tiang marmernya yang anggun.

Nama Basilica Cistern berasal dari basilika umum besar yang dahulu berdiri di area di atas waduk tersebut. Istilah basilika awalnya merujuk pada jenis bangunan umum Romawi, bukan secara khusus bangunan keagamaan.

3

Ada 336 Tiang Penyangga Langit-Langit

Salah satu fakta paling mengesankan tentang Basilica Cistern adalah deretan 336 tiang marmer yang tersusun dalam 12 baris, masing-masing terdiri dari 28 tiang. Setiap tiang tingginya sekitar sembilan meter dan menopang jaringan lengkungan bata serta langit-langit berkubah.

Banyak tiang digunakan kembali dari bangunan Romawi terdahulu, sehingga bentuk kepala tiang, ukiran, dan detail arsitekturnya berbeda-beda. Beberapa memiliki hiasan Korintus yang rumit, sementara yang lain berdesain lebih sederhana. Secara keseluruhan, tiang-tiang tersebut menciptakan kesan seperti hutan batu bawah tanah yang luas.

Fakta arsitektur: 336 tiang tersusun dalam 12 baris, dengan 28 tiang di setiap baris.

4

Basilica Cistern Dapat Menampung Sekitar 80.000 Meter Kubik Air

Basilica Cistern bukan sekadar monumen arsitektur. Tempat ini merupakan bagian penting dari infrastruktur air Konstantinopel, yang mampu menampung sekitar 80.000 meter kubik air.

Air mencapai waduk melalui jaringan luas saluran air dan kanal yang terhubung dengan sumber-sumber di luar kota. Sistem ini membantu menyediakan air selama musim kering dan ketika pasokan dari luar terganggu. Kapasitas waduk yang sangat besar menunjukkan betapa cermat para insinyur Bizantium merencanakan kebutuhan ibu kota kekaisaran.

5

Dua Kepala Medusa Misterius Menopang Pilar-Pilar Kuno

Di ujung barat laut Basilica Cistern, dua pahatan batu luar biasa yang menggambarkan Medusa berfungsi sebagai alas pilar. Satu kepala diposisikan terbalik, sementara yang lainnya terletak menyamping.

Dalam mitologi Yunani, Medusa adalah seorang Gorgon yang tatapannya dapat mengubah orang menjadi batu. Pahatan-pahatan tersebut kemungkinan digunakan kembali dari bangunan Romawi yang lebih awal, tetapi lokasi aslinya masih belum diketahui. Beberapa legenda menyebutkan bahwa posisi yang tidak biasa itu dimaksudkan untuk menetralkan kekuatan mitologis Medusa, sementara para sejarawan umumnya menganggap bahwa kebutuhan praktis dalam pembangunan merupakan penjelasan yang lebih mungkin.

6

Kolom Menangis Dipenuhi Pola Misterius Berbentuk Air Mata

Di antara ratusan kolom, terdapat satu yang sangat tidak biasa, yang dikenal sebagai Kolom Menangis, atau Kolom yang Meneteskan Air Mata. Permukaannya memiliki pola ukiran khas yang menyerupai air mata dan mata, sehingga tampak berbeda dari kolom-kolom di sekitarnya.

Menurut legenda setempat, air mata tersebut melambangkan penderitaan para pekerja yang kehilangan nyawa saat pembangunan waduk. Meskipun tidak ada bukti sejarah yang terkonfirmasi yang mengaitkan ukiran tersebut dengan kisah ini, kolom ini tetap menjadi salah satu detail paling menarik di dalam waduk.

7

Orang-Orang Dahulu Mengambil Air dan Menangkap Ikan di Bawah Rumah Mereka

Selama berabad-abad setelah periode Bizantium, Basilica Cistern secara bertahap kehilangan peran pentingnya dalam sistem air kota. Namun, waduk ini tidak sepenuhnya dilupakan oleh penduduk setempat.

Pada abad ke-16, cendekiawan Prancis Petrus Gyllius mengetahui bahwa orang-orang yang tinggal di dekatnya dapat mengambil air melalui lubang di bawah rumah mereka. Catatan-catatan juga menyebutkan ikan yang berenang di waduk bawah tanah tersebut. Penyelidikannya kembali menarik perhatian para cendekiawan Eropa terhadap waduk itu dan membantu mendokumentasikan ukurannya yang luar biasa.

8

Basilica Cistern Pernah Muncul dalam Film-Film Terkenal

Suasana Basilica Cistern yang unik menjadikannya lokasi yang menarik bagi perfilman internasional. Koridor bawah tanah, pilar-pilar menjulang, dan lingkungan misteriusnya tampil dalam sejumlah produksi, termasuk film James Bond From Russia with Love (1963).

Cistern ini juga berperan penting dalam Inferno karya Dan Brown dan adaptasi filmnya pada 2016, meskipun beberapa adegan film dibuat ulang alih-alih direkam di dalam monumen aslinya. Kemunculan tersebut membantu memperkenalkan Basilica Cistern kepada penonton di seluruh dunia.

9

Pengunjung Menuruni 52 Anak Tangga untuk Mencapai Ruang Bawah Tanah

Basilica Cistern terletak di bawah kawasan bersejarah Sultanahmet di Istanbul, tidak jauh dari Hagia Sophia. Secara tradisional, pengunjung memasuki bangunan bawah tanah ini dengan menuruni tangga yang terdiri dari 52 anak tangga batu.

Di bawah permukaan jalan, suasananya berubah drastis. Udara terasa lebih sejuk, suara air yang mengalir dan menetes semakin terdengar, dan deretan pilar bercahaya membentang hingga kejauhan. Kini, jalur pejalan kaki yang ditinggikan memungkinkan pengunjung menjelajahi ruang bersejarah ini sekaligus melindungi fitur arsitektur aslinya.

10

Basilika Cistern Diubah oleh Restorasi Besar

Basilika Cistern menjalani restorasi besar antara tahun 1985 dan 1987, saat lumpur dan puing-puing yang menumpuk dibersihkan dan jalur pengunjung dibangun. Pembaruan ini memungkinkan pengunjung mengapresiasi detail arsitektur yang sebelumnya tersembunyi, termasuk alas kepala Medusa yang terkenal.

Proyek konservasi lanjutan diselesaikan pada tahun 2022, mencakup penguatan struktur, pembaruan jalur, dan sistem pencahayaan yang dirancang dengan cermat. Cistern dibuka kembali pada Juli 2022, menampilkan arsitektur bersejarahnya melalui perpaduan pelestarian dan desain museum kontemporer.

Mengapa Basilica Cistern Layak Dikunjungi?

Basilika Cistern menawarkan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan tempat wisata bersejarah di Istanbul. Alih-alih kubah megah atau halaman terbuka, pengunjung akan menjumpai dunia bawah tanah kuno yang terbentuk oleh air, batu, mitologi, dan sejarah arsitektur selama berabad-abad.

Dari koleksi mengesankan yang terdiri atas 336 tiang hingga patung Medusa yang misterius, setiap bagian mencerminkan aspek berbeda dari masa lalu Konstantinopel. Bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah Bizantium, arsitektur unik, atau fotografi atmosferik, Basilica Cistern tetap menjadi tempat istimewa untuk dikunjungi.

Berencana mengunjungi Basilica Cistern secara langsung? Periksa pilihan tiket dan atur kunjungan Anda sebelumnya.

Tiket Basilica Cistern