Sistern Paling Populer di Istanbul

Ada banyak cisterna Bizantium di Istanbul, tetapi yang paling terkenal adalah Cisterna Basilika. Cisterna ini berada di semenanjung bersejarah Istanbul. Tempat ini telah menjadi spot wisata penting bagi wisatawan yang berkunjung ke Istanbul.
Sistern Paling Populer di Istanbul | Cisterna Istanbul

Basilica Cistern

Basilica Cistern adalah sebuah tampungan air bawah tanah besar yang terletak di kawasan semenanjung bersejarah Istanbul. Tempat ini dibangun oleh Justinian I pada tahun 532 hingga 542, ketika Istanbul menghadapi masalah pasokan air pada masa Kekaisaran Bizantium.

Berikut adalah beberapa informasi penting tentang Basilica Cistern

Dimensi: Luas total Basilica Cistern adalah 9.800 meter persegi dan kapasitas air totalnya adalah 80.000 meter kubik.

Periode Pembangunan (Abad ke-6): Basilica Cistern dibangun antara 532 dan 542 pada masa pemerintahan Kaisar Bizantium Justinian I. Pada periode ini, Istanbul mengalami kesulitan besar dalam pasokan air, dan tempat penampungan tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan air kota.

Sumber Air: Sumber air tempat penampungan ini disediakan melalui saluran air (aqueduct) yang dibangun untuk mengalirkan air yang didatangkan dari jauh ke kota. Tempat penampungan ini digunakan untuk menyimpan air tersebut dan mendistribusikannya ke kota.

Asal Kolom: 336 kolom di tempat penampungan tersebut dibuat dari material yang sebagian besar berasal dari kuil-kuil Romawi dan Yunani kuno. Kolom-kolom ini menambah kekayaan estetika pada arsitektur tempat penampungan.

Lupanya dan Penemuan (Abad ke-16): Basilica Cistern terlupakan seiring waktu dan ditemukan secara kebetulan saat pembangunan Topkapi Palace pada abad ke-16. Tempat penampungan ini digali kembali saat menyediakan air untuk digunakan dalam pembangunan Topkapi Palace.

Penggunaan Lain: Basilica Cistern telah digunakan untuk berbagai keperluan pada berbagai periode sepanjang sejarah. Saat digunakan sebagai area penyimpanan air pada masa Ottoman, tempat ini terlupakan dan ditemukan kembali dari waktu ke waktu.

Hingga hari ini, Basilica Cistern adalah salah satu objek wisata di Istanbul dan menawarkan kepada pengunjung perjalanan sejarah sekaligus pengalaman arsitektur yang mengesankan.

Tempat penampungan air Bizantium lainnya juga dapat ditemukan di berbagai bagian Istanbul, tetapi Basilica Cistern adalah yang paling banyak dikunjungi dan dikenal. Jika Anda menyukai sejarah dan tempat-tempat misterius, mungkin menarik untuk menjelajahi tempat-tempat penampungan air Bizantium di Istanbul.

Selain Basilica Cistern, ada beberapa tempat penampungan air Bizantium penting lainnya di Istanbul. Tempat penampungan air lainnya yang populer tercantum di bawah ini.

Binbirdirek Cistern

Binbirdirek Cistern adalah tempat penampungan air kuno yang terletak di kawasan semenanjung bersejarah Istanbul. Tempat ini dibangun pada abad ke-4 dan didukung oleh 212 kolom. Tempat ini digunakan untuk penyimpanan dan pemasokan air. Sebagai salah satu bangunan pengairan pada masa Bizantium di Istanbul, tempat ini menjadi titik menarik bagi para pecinta sejarah dan arsitektur.

Theodosius Cistern (Serefiye)

Serefiye Cistern yang berusia 1.600 tahun terletak di Semenanjung Bersejarah Istanbul. Tidak ada tanda yang mengungkap asal-usulnya, namun petunjuk mengarah ke era Theodosius II. Apa yang membuatnya ramai hingga saat ini? Perpaduan sejarah, seni, dan teknologi—sebuah tarian menakjubkan yang dipentaskan melalui sistem proyeksi pemetaan 360° perintis, sebuah yang pertama di panggung warisan Turki.

Cukurbostan Cistern

Tempat penampungan Cukurbostan, yang dibangun pada pertengahan abad ke-6, membentang di area yang cukup luas. Tugas sejarahnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan air bergema dari masa ke masa. Meski diabaikan oleh wisatawan, tempat-tempat penampungan ini membawa bobot penting sejarah dan arsitektur. Menjelajahi Istanbul dan menemukan harta karun sejarah yang tersembunyi ini dapat memperkaya perjalanan Anda dengan lapisan intrik yang memikat.

Beyazit Cistern

Beyazit Cistern memiliki sejarah yang kaya, dengan artefak yang mencakup 1500 tahun dari periode Romawi hingga awal Bizantium. Studi arkeologi ekstensif selama 10 tahun oleh Istanbul Archaeological Museum mengungkap harta sejarah ini. Awalnya dibangun sebagai bangunan publik pada era Romawi akhir, kemudian berkembang: lantai bawahnya dialihfungsikan menjadi tempat penampungan untuk penyimpanan air. Menambah rasa ingin tahunya, beredar rumor yang menyatakan bahwa tempat ini pernah digunakan sebagai perpustakaan pada masa Bizantium. Perpaduan sejarah dan fungsi yang memikat selama berabad-abad!