Apa yang Istimewa dari Basilica Cistern?

Basilica Cistern istimewa karena 336 tiang marmernya, kepala Medusa yang misterius, rekayasa Bizantium, dan suasana bawah tanahnya yang memesona.
Apa yang Istimewa dari Basilica Cistern di Istanbul?

Basilica Cistern adalah salah satu tempat wisata bersejarah yang paling tidak biasa di Istanbul. Tersembunyi di bawah jalanan Sultanahmet, tempat ini memadukan kejeniusan teknik Bizantium, kolom-kolom marmer kuno, kepala-kepala Medusa yang misterius, serta pantulan air yang memikat suasana.

Dibangun pada abad ke-6 pada masa pemerintahan Kaisar Justinian I, Basilica Cistern dahulu menyediakan air bagi Istana Agung Konstantinopel dan bangunan-bangunan di sekitarnya.

Jawaban cepat Basilica Cistern istimewa karena pengunjung dapat berjalan melewati penampungan air bawah tanah berusia 1.500 tahun yang ditopang oleh 336 kolom dan dihiasi dengan beberapa patung kuno paling misterius di Istanbul.

Mengapa Basilica Cistern Terkenal?

Basilica Cistern terkenal karena ruang bawah tanahnya yang luas serta deretan panjang kolom-kolom marmer. Air dangkal di bawah jalur pejalan kaki memantulkan kolom, lengkungan, dan pencahayaan, sehingga bagian dalamnya tampak lebih besar dan lebih dramatis.

Sebuah struktur tersembunyi di bawah Sultanahmet
336 kolom marmer kuno
Dua kepala Medusa yang misterius
Kolom Menangis yang dihiasi
Rekayasa Bizantium yang canggih
Pantulan air dan pencahayaan modern

Elemen-elemen ini memberikan suasana yang sangat berbeda pada masjid, istana, dan monumen terbuka di Istanbul.

336 Kolom Marmer

Ruang bawah tanah ini ditopang oleh 336 kolom marmer yang tersusun dalam 12 baris. Sebagian besar kolom memiliki tinggi kira-kira sembilan meter.

Banyak di antaranya digunakan kembali dari struktur Romawi yang lebih tua. Inilah sebabnya warna, permukaan, dan kapitel dekoratifnya tidak semuanya sama.

Mengapa kolom-kolomnya berbeda? Para pembangun Bizantium sering menggunakan kembali batu dari bangunan-bangunan yang lebih tua. Praktik ini memungkinkan mereka untuk membangun sebuah struktur yang kuat dengan bahan-bahan yang sudah tersedia.

Susunan kolom yang simetris adalah salah satu tampilan yang paling mudah dikenali di dalam Basilika Cistern.

Kepala Medusa yang Misterius

Kedua kepala Medusa ini adalah detail arkeologis yang paling terkenal di dalam Basilika Cistern. Keduanya digunakan sebagai alas batu di bawah kolom-kolom yang terpisah.

Medusa Terbalik

Satu kepala diletakkan sepenuhnya dalam posisi terbalik. Letaknya telah menginspirasi cerita-cerita yang menyarankan bahwa kepala itu diputar untuk menghilangkan kekuatan mitos Medusa.

Medusa menyamping

Kepala kedua bersandar di sisinya. Posisi yang tidak biasa itu mungkin saja telah membantu para pembangun menciptakan tinggi yang tepat untuk kolom di atasnya.

Mitos atau sejarah? Lokasi asli batu-batu Medusa dan alasan bagi posisi mereka yang tidak biasa tidak pernah dapat dikonfirmasi secara meyakinkan.

Asal-usulnya yang tidak diketahui dan kaitannya dengan mitologi Yunani menjadikan mereka beberapa objek yang paling sering difoto di dalam bak penampungan.

Pelajari lebih lanjut tentang kepala-kepala Medusa di dalam Basilika Sistern .

Rekayasa Bizantium yang Maju

Basilika Sistern pada awalnya tidak dibangun sebagai sebuah monumen. Ia merupakan bagian penting dari sistem pasokan air Konstantinopel.

Air dialirkan ke dalam kota melalui akuaduk dan saluran sebelum disimpan di waduk bawah tanah. Bak penampung kemudian memasok Istana Agung dan bangunan-bangunan di sekitarnya.

  • Dinding bata tebal membantu menahan air.
  • Mortar kedap air mengurangi kebocoran.
  • Kolom dan lengkung menyangga langit-langit.
  • Lokasi bawah tanah mengurangi penguapan.
  • Struktur ini melindungi air dari kerusakan akibat faktor luar.
  • Desainnya memungkinkan sejumlah besar air untuk disimpan.

Kelangsungan struktur selama hampir 1.500 tahun menunjukkan keterampilan teknik tingkat lanjut dari para pembangun Bizantium.

Pelajari lebih lanjut tentang arsitektur Basilica Cistern .

Kolom yang Menangis

Ciri khas lainnya adalah Kolom yang Menangis. Permukaannya dipenuhi ukiran berbentuk lingkaran timbul, mirip mata, dan seperti tetesan air mata.

Mengapa terlihat basah? Lingkungan bawah tanah yang lembap menyebabkan kelembapan terbentuk pada batu, sehingga menciptakan kesan bahwa sebuah kolom sedang menangis.

Sebuah legenda populer menyebutkan bahwa ukiran air mata tersebut mengingat para pekerja yang menderita selama pembangunan penampung air. Namun, kisah ini dianggap sebagai cerita rakyat setempat, bukan sejarah yang terkonfirmasi.

Kolom ini juga dikenal sebagai Kolom Permohonan karena banyak pengunjung menyentuh salah satu pola lingkarannya dan mengutarakan permohonan.

Temukan kisah lengkap tentang Kolom yang Menangis di Basilika Cistern .

Suasana Bawah Tanah yang Unik

Yang membuat Basilica Cistern istimewa tidak hanya sejarahnya. Pengalaman memasuki struktur tersebut juga sangat berbeda dibandingkan berkunjung ke atraksi lain di Istanbul.

Pengunjung turun dari jalan-jalan ramai Sultanahmet menuju ruang bawah tanah yang tenang. Pencahayaan lembut, lengkungan batu, air dangkal, dan deretan panjang kol menciptakan suasana yang tenang sekaligus misterius.

Basilica Cistern sering disebut sebagai Istana Tenggelam. Tempat ini tidak pernah benar-benar menjadi istana, tetapi skala dan kolomnya yang anggun membuat bagian dalamnya tampak seperti istana.

Apa yang Membuat Basilika Sistern Unik?

  • Tempat ini tersembunyi di bawah pusat bersejarah Istanbul.
  • Di dalamnya terdapat 336 kolom marmer kuno.
  • Kepala-kepala Medusa-nya masih dikelilingi misteri.
  • Tiang Menangis memiliki tradisi populer untuk membuat permohonan.
  • Tempat ini melestarikan sebagian sistem pengairan Konstantinopel.
  • Airnya yang dangkal menciptakan pantulan yang mengesankan.
  • Arsitektur kuno dipadukan dengan seni kontemporer.
  • Lokasi bawah tanahnya menciptakan suasana yang unik.

Hanya sedikit tempat di Istanbul yang menggabungkan sejarah, mitologi, teknik, dan seni visual dalam ruang bawah tanah yang sama. Kombinasi ini menjadikan Basilika Sistern salah satu landmark paling khas di kota ini.

Temukan Basilika Sistern

Berjalan di antara kolom-kolom kuno, lihat kepala-kepala Medusa, dan rasakan salah satu landmark bawah tanah paling berkesan di Istanbul.

Jelajahi Tiket Basilika Sistern